Mengenal Berbagai Jenis Kopi di Dunia
Kopi bukan sekadar minuman—ia adalah cerita tentang tanah, iklim, dan tangan manusia yang merawatnya. Di seluruh dunia, terdapat ribuan varietas kopi, tetapi empat spesies utama mendominasi pasar global: Arabica, Robusta, Liberica, dan Excelsa. Masing-masing memiliki karakter rasa, aroma, dan ketahanan yang berbeda, sehingga cocok untuk berbagai selera dan metode penyeduhan.
Coffea Arabica sering disebut sebagai “ratunya kopi”. Berasal dari dataran tinggi Ethiopia, Arabica tumbuh optimal pada ketinggian 1.000–2.000 mdpl dengan suhu sejuk. Bijinya oval, memiliki alur berbentuk S, dan kadar kafein rendah (1–1,5%). Profil rasanya kompleks: manis, asam cerah (bright acidity), dengan nuansa buah-buahan, bunga, dan cokelat.
Coffea Canephora atau Robusta jauh lebih tangguh. Tumbuh di ketinggian rendah, tahan hama, kafein tinggi (2–4%). Rasa bold, earthy, crema tebal—ideal untuk espresso.
Coffea Liberica dan Excelsa memberikan aroma floral dan fruity yang eksotis, sering digunakan untuk variasi rasa unik.
Di Indonesia kita punya kekayaan luar biasa: Gayo, Toraja, Luwak, Kintamani—semuanya mencerminkan terroir lokal.